Kamu yang tak pernah benar-benar hilang...
Seandainya melupakanmu semudah menutup mata dan waktu membukanya kembali, kamu sudah lenyap dari ingatan.
Seandainya bersamamu semudah bermimpi dan ketika bangun, kamu sudah tersenyum di sampingku.
Seandainya.
Kamu yang membuatku kehilangan kata-kata.
Bersamamu seperti Amaretto - manis tapi sedikit pahit. Atau pahit tapi sedikit manis.
Senang bercampur sedih.
Seperti lonceng kecil yang tergantung pada benang, tidak bisa dimiliki seutuhnya - kalau ingin mendengar kerincingnya, tak bisa kusentuh. Kalau kugenggam, bunyi dentingnya akan berhenti.
Seperti kamu.
Berada di sampingmu, mendengar ceritamu, memandangi ikal rambutmu, tertawa karena leluconmu, sembari menyadari suara di belakang kepala yang berkata "hanya bisa begini, tak bisa lebih dekat lagi."
"Tidak bisa meraihmu."
The 30 centimeters between us is a lunar sea.
-Cenik-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar