
Coklat,
Terima kasih atas hari-hari mengobrolnya, ya.
Senang sekali kamu mau mendengarkan dan berusaha memahami pikiran-pikiranku.
Kamu dan pikiran-pikiranmu yang aneh, pertanyaan-pertanyaanmu yang cerdas. Menyenangkan. Belum pernah sebelumnya ada orang yang begitu ingin tahu dan bertanya-tanya tentang apa yang kupikirkan sampai sejauh itu. Kebanyakan orang mungkin hanya akan memandangku dengan sorot mata tidak percaya, lalu berpaling dan menganggapku aneh. Tapi kamu, kamu menanyakan berbagai hal yang sebelumnya tak pernah terpikir. Kamu membuatku berpikir, menguji visiku, mendorongku berimajinasi lebih jauh dan detail. Kamu...keren! Senang sekali mengobrol denganmu, rasanya aku bisa melakukannya setiap hari, lagi dan lagi dan lagi sampai entah kapan.
Kamu yang kocak. Kamu yang berjalan sangat cepat sehingga aku selalu ketinggalan. Kamu dan filosofi hidupmu yang unik. Kamu dan pertanyaan-pertanyaanmu. Kamu dan sorot matamu ketika aku bercerita.
Knowing you and having this privilege to talk to you.. it's a miracle. Thank you so much for everything. Terima kasih atas cerita-cerita dalam hidupku yang menjadi ada karena kamu ada.
-Cenik-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar