Kuterima suratmu, kubaca, dan aku mengerti (hei, kalimat ini kok familiar ya?)
Memang serba salah menerima hadiah pakaian, tepatnya kalau selera pemberi hadiahnya beda dengan selera kita. Nah, tapi mau apa lagi, kamu harus memakainya juga kan, kalau ogah dibilang "tak tahu terima kasih"? Sungguh aneh betapa sebagian hadiah terasa seperti beban...
Tapi anyway, karena kita adalah styla-chica yang kreatif, aku mengusulkan kita MENOLAK! Apa katamu, itu kasar? Oh, sebentar, aku belum selesai. Maksudku, kita menolak menyerah pada nasib! Kau paham maksudku? Dalam kasus hadiah-baju-yang-membuat-canggung, menyerah pada nasib bisa berarti dua pilihan. Pertama, kamu terpaksa memakai baju itu dan bayanganmu di cermin menjelma jadi orang asing. Kedua, kamu memilih jati dirimu dan tidak memakai baju itu, yang berarti hubunganmu dengan si pemberi hadiah akan memburuk. Hmmm, bukan pilihan yang menarik, ya?
Nah, jadi aku mengusulkan alternatif ketiga untuk permasalahan ini: let's mix-n-match it! Apa, kamu mendesah kesal? Ya ya, aku sangat paham perasaanmu: seperti aku dulu ingin sekali little black dress canggih itu untuk pesta dengan Ron, tapi ibu memaksaku pakai gaun putih berjela-jela yang modelnya sangat kuno, dan penampilanku seperti baru saja keluar dari foto-foto hitam-putih milik nenek. You know, these things happen in life and make it more complicated than it already is, but hey, this is our only life, Emily! Get the best of it!

Dan kembali ke little black dress canggihmu yang berubah jadi naive yellow dress (not your style, I know), aku punya beberapa saran untuk mix-n-match. Aku yakin kamu akan sangat keren dengan gaya ini. Oke, mari mulai!


Gaya #1: cocok untuk ke pesta yang resmi. Tambahkan gelang-gelang lucu ini untuk aksesoris, dan kamu siap pergi!

Gaya #2: untuk pesta yang lebih informal dan privat.

Gaya#3: super simple and chic! Aku suka ini.

Gaya #4: Tambahkan kalung berlapis-lapis, seru untuk bermain di pantai!
Nah, kita sudah punya 4 gaya, hanya dengan gaun basic itu dan beberapa aksesoris. Sekarang, mari kita tambahkan satu elemen baru: skinny jeans!

Gaya #5: nyaman dan keren untuk wisata kota. Coba foto dengan gaya ini di depan kota tua, pasti sangat oke!

Gaya #6: gaya simple-chic tadi jadi lebih santai dengan jeans. Hei, bagus untuk kencan sore, kurasa!

Gaya #7: asyik untuk hangout bersama teman-teman perempuanmu.
Sekarang kita tambah satu elemen lagi. Sweatshirt ungu ini cocok sekali dengan kuning muda gaunmu, dan hangat, jadi kamu bisa pakai gaun ini di malam hari. Lihat apa yang kita dapatkan:

Gaya #8: kamu akan jadi orang paling keren di konser jazz itu!

Gaya #9: dengan gaya ini, kamu tak perlu menolak ajakan nonton meteor shower di bukit bintang!

Gaya #10: untuk bermain dengan keponakanmu. Mereka akan suka warna-warninya!
Jadi kamu lihat, dengan satu gaun itu, ada setidaknya sepuluh gaya untuk kamu pakai di berbagai kesempatan. Oh, bukankah mix-n-match itu hebat, Emily? Dan ingat, kamu selalu bisa bereksperimen dengan warna, bahan dan motif. Coba pakai jeans dengan warna berbeda, atau sweatshirt bermotif garis-garis, atau syal dari bahan wol. Coba padukan juga dengan berbagai model tas dan sepatu. The possibilities are endless! Hanya satu saran dariku: kamu harus tahu kapan saatnya berhenti. Saat kamu menemukan seluruh spektrum warna pelangi pada setiap bagian pakaianmu, kamu sudah kelewat batas. Triknya adalah: setiap kali memilih pakaian, tentukan satu bagian yang kamu ingin jadikan pusat perhatian, lalu bangunlah gayamu di sekitarnya.
Nah Emily, untuk tips brilian ini (kamu tahu nama tengahku bukan "rendah hati") kamu berutang padaku satu porsi besar es krim, hahahaha! Kutunggu ya!
Salam manis,
-ketikcepat-
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusaaaa... senangnyaaa main mix & match...!
BalasHapus:D
Terima kasih Mbak Dan!
BalasHapus@Ikansapi: Tulisan ini terinspirasi darimu loh :D
ah masaaa....?
BalasHapusberpelukaaaannn......!
^_^
bisa minta saran sama nona ketikcepat ya? biasanya balasan kapan sampai (baca:nyasar)? hihihi
BalasHapus