Rabu, 26 Februari 2014

"Hal-hal tentang cinta yang setelah dialami ternyata berbeda dari film drama hollywood - atau bukti bahwa menguasai teori bukan berarti mumpuni dalam praktek"


1. Tidak ada pangeran tampan berkuda putih yang baik hati, gagah berani, romantis dan mencintaimu setengah mati. Semua laki-laki adalah manusia biasa, dengan banyak kelemahan, kekonyolan dan hal-hal menyebalkan. Tetapi kamu akan menemui itu cukup bagimu - kamu tidak butuh pangeran berkuda putih.

-TERBUKTI-


2. Mereka tidak bisa membuatmu bahagia; kamu yang membuat dirimu bahagia. Kamu membutuhkan seseorang untuk merayakan kebahagiaan bersama-sama, karena "happiness only real when shared" (christopher McCandless). Tetapi kalau kamu tidak bahagia sejak awal, tidak akan pernah ada hubungan yang bisa membuatmu bahagia, sesempurna apapun hubungan itu.

-TERBUKTI-


3. "They live happily ever after" jauh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Memiliki rasa sayang pada seseorang tidak cukup untuk menciptakan kebahagiaan ataupun hubungan yang indah. Dengan adanya dua orang yang berbeda dan harus berhubungan secara intens dalam jangka waktu lama, kamu harus berusaha, bahkan bekerja ekstra keras untuk mewujudkan "hidup bahagia selama-lamanya." Begitu kamu berhenti berusaha, hubunganmu akan segera melemah.

-TERBUKTI-


4. Tapi, pada satu tingkatan, memang perlu ada rasa itu. Karena berusaha itu kadang begitu melelahkan, atau kadang usaha yang kamu lakukan tidak memberi hasil yang kamu harapkan. Di saat itulah rasa memberimu alasan untuk mencoba sekali lagi, dan sekali lagi, karena kamu tidak bisa pergi begitu saja dari orang yang kamu sayang.

-TERBUKTI-


5. Kasih sayang yang tulus tidak selalu berbuah manis. Kadang kamu sudah mengusahakan segalanya, tapi orang itu memang tidak punya apa yang kamu inginkan. Dan tidak ada yang bisa kamu lakukan dengan hal itu selain berusaha menerimanya, lalu lain kali belajarlah untuk menjaga ekspektasi tetap rendah.

-TERBUKTI-


6. Ini menyakitkan, bahkan untuk aku yang menuliskannya, tapi harus diterima: cinta tidak cuma satu dan selamanya. Dalam hubungan jangka panjang, kamu akan tergoda setidaknya satu kali. Kadang berkali-kali. Kadang kamu hanya tergoda di mata, kadang turun sampai ke hati. Yang menentukan kualitas dirimu, dan yang menentukan keberlanjutan hubungan, adalah bagaimana kamu merespons godaan itu.

-TERBUKTI-


7. Pasangan yang bertahan sampai tua adalah survivor. Mereka bukan hidup bahagia selama-lamanya, tetapi mereka memilih secara sadar untuk tetap bersama bahkan ketika keadaan sangat tidak menyenangkan untuk tetap bersama. Kadang pilihan itu diambil dengan menyisakan luka pada satu orang, atau dua-duanya. Sama seperti veteran perang, pasangan-pasangan tua juga punya bekas luka (kadang teramputasi tapi tidak kelihatan).

-TERBUKTI-


8. Status dan rasa tidak berhubungan. Menikah tidak selalu berarti saling mencintai. Memiliki pasangan tidak selalu berarti bahagia. Kadang kamu mencintai seseorang tapi memilih berpasangan dengan orang lain. Kadang kamu harus memilih antara pasanganmu atau kehidupan impian yang menunggu untuk kamu raih. Status adalah pilihan. Menjadi bahagia bisa diusahakan, ada ataupun tak ada rasa.

-TERBUKTI-




Lalu kamu bertanya, apa yang bisa kupercaya?

Bahwa cinta di dunia nyata tidak pernah masuk akal. Jangan banyak tanya, jangan membandingkan, jangan menganalisis. Selami saja. Nikmatilah lara.





PS. Kesimpulan ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata orang-orang. Apakah kamu mengalaminya juga?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar