Kamis, 17 Oktober 2013

Aku yang akan menjadi kismis dalam rotimu hari ini



Kitara,

Jangan bersedih lagi, karena aku akan memberimu cerita tentang makanan kesukaanmu.
Andai hidup kita gambarkan sebagai sebongkah roti, maka kebahagiaan seperti kismis yang tersebar acak di dalamnya.
Kismis di dalam roti adalah hadiah-hadiah kecil kehidupan, letupan rasa yang membuat pengalaman makan rotimu menjadi lebih menyenangkan.
Seperti berkenalan dengan teman baru.
Atau tiba-tiba menemukan tempat berpemandangan indah.
Atau seseorang tiba-tiba menghadiahimu topi yang kauinginkan.
Begitulah, kau paham kan?
Hadiah-hadiah ini tersebar acak dan tak teramalkan, tetapi semua orang memiliki kismis dalam rotinya masing-masing.
Kenapa tidak bahagia?
Mungkin karena menginginkan lebih banyak kismis dalam roti kita. Atau menginginkan kismis itu terletak di sebelah sini, bukan di sana.
Mungkin karena tak sadar bahwa kismis hanyalah pemanis.
Mungkin karena lupa bahwa roti itupun sudah merupakan berkah.
Kitara, kebahagiaan adalah selalu mengingat bahwa kamu sudah memiliki sebongkah roti untuk dimakan, lalu terkejut dan makin bersyukur saat menemukan kismis.
Sekarang berdandanlah yang manis karena sore ini cerah. Kita akan berjalan kaki ke toko roti di ujung jalan, membeli dua potong roti kismis lalu menikmati matahari terbenam di taman. Bagaimana menurutmu?




Salam,
Galia



- terinspirasi dari kata-kata H.P. tentang kebahagiaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar